Dalam matematika, khususnya bidang analisis numerik, metode galerkin merupakan metode yang digunakan untuk
mengubah masalah operator kontinu (seperti persamaan
differensial)
ke masalah diskret. Dalam prinsipnya, metode ini mirip penerapannya dengan metode
variasi ke ruang
fungsi dengan mengubah parsamaannya ke formulasi
lemah. Yang
secara khusus menerapkan beberapa batasan pada ruang fungsi untuk menggolongkan
ruang pada suatu himpunan terbatas dari basis fungsi. Seringkali pada
penggunaannya, metode Galerkin menyajikan juga metode approksimasi yang biasa
digunakan pada umumnya, seperti metode Petrov-Galerkin atau metode
Ritz-Galerkin.
Pendekatan
berharga oleh matematikawan Rusia Boris
Galerkin. Sejak
keindahan metode Galerikin terungkap dalam cara yang sangat abstrak dari studi
mereka, maka pertama kali kita akan memberikan abstrak turunannya. Pada
akhirnya, kita akan memberikan contoh untuk penggunaannya.
Contoh-contoh metode Galerkin adalah:
- Metode elemen berhingga
- Metode elemen pembatas untuk menyelesaikan persamaan integral
- Metode sub ruang Kyrlov
Misalkan
kita memasukkan metode Galerkin pada sebuah masalah abstrak yang merupakan
suatu formulasi
lemah
pada ruang Hilbert yaitu V, jika diketahui
sehingga untuk setiap
maka
adalah
benar. Sekarang
adalah
bentuk bilinear (penjelasan yang eksak atas
akan
ditentukan selanjutnya) dan f adalah operator linear pembatas pada V.
Pilih sub ruang
dengan
dimensi yang lebih kecil (sebenarnya, kita akan mengasumsikan bahwa indeks n
menujukkan dimensinya) dan memecahkan masalah yang perhitungkan. Jika diketahui
dan untuk setiap
maka :
Dalam kaitannya dengan definisi dari matriks entry, matriks dari persamaan Galerkin adalah simetrik jika dan hanya jika bentuk bilinear
adalah
simetrik.
Karena ini bukan benar-benar sebuah batas dari metode Galerkin, aplikasi dari teori standar ini menjadi sangat mudah. Selanjutnya, metode Petrov-Galerkin dibutuhkan dalam kasus non-simetrik. Analisis dari metode ini dihasilkan dalam dua langkah. Yang pertama, kita akan menunjukkan bahwa persamaan Galerkin adalah well-posed problem menurut Hadamard dan oleh karena itu kita mengakui persamaan ini sebagai solusi yang tunggal. Pada langkah kedua, kita mempelajari pendekatan sifat dari solusi Galerkin
.
Pilih sub ruang
Kita akan menyebut persamaan ini sebagai persamaan Galerkin.
Dengan catatan bahwa persamaan ini tidak dapat diubah dan hanya ruangnya yang
dapat diubah.
Hal ini merupakan sifat mendasar yang membuat
analisis matematika dari metode Galerkin sangat jelas. Karena
, kita
dapat menggunakan
sebagai vector dalam persamaan awal. Substitusi persamaan
yang kedua, kita dapati ortogonalitas Galerkin untuk galat
Karena tujuan dari metode Galerkin adalah membentuk
sistem persamaan linear, maka kita membangun bentuk matriksnya, sehingga dapat
digunakan untuk menghitung solusi dengan program computer. Misal
basis untuk
Maka
hal ini cukup untuk menguji coba persamaan Galerkin, sebagai contoh: Diketahui
sehingga
Kita
akan mengembangkan
menjadi
basis seperti ini,
dan
memasukkannya kedalam persamaan di atas, sehingga diperoleh
.png)
untuk i = 1, . . . , n.
Dalam kaitannya dengan definisi dari matriks entry, matriks dari persamaan Galerkin adalah simetrik jika dan hanya jika bentuk bilinear
Analisis dari Metode Galerkin
Sekarang, kita akan membatasi diri kita pada
bentuk bilinear simetrik, yaitu
Karena ini bukan benar-benar sebuah batas dari metode Galerkin, aplikasi dari teori standar ini menjadi sangat mudah. Selanjutnya, metode Petrov-Galerkin dibutuhkan dalam kasus non-simetrik. Analisis dari metode ini dihasilkan dalam dua langkah. Yang pertama, kita akan menunjukkan bahwa persamaan Galerkin adalah well-posed problem menurut Hadamard dan oleh karena itu kita mengakui persamaan ini sebagai solusi yang tunggal. Pada langkah kedua, kita mempelajari pendekatan sifat dari solusi Galerkin
Analisi ini kebanyakan akan mengacu pada dua sifat dari
bentuk bilinear, yakni:
Menurut teorema Lax-Milgram, ada dua kondisi implikatif
well-posedness dari masalah awal dalam formulasi
lemah. Semua
kaidah dalam bagian berikut ini akan dinormalisasikan untuk pertidaksamaan
benar di atas (kaidah ini sering disebut juga kaidah energy).
Karena
pembatasan
dan eliptisitas dari bentuk bilinear berlaku bagi
. Oleh karena itu, Well-posedness dari metode Galerkin
sebenarnya diturunkan dari Well-posedness dari masalah awal.
Galat
antara
solusi awal dan solusi Galerkin mengenal estimasi sbb:

Ini artinya, bahwa sesuai dengan konstanta
solusi
Galerkin
adalah
mendekati solusi awal u sebagai vector lainnya dalam
. Faktanya,
hal ini cukup untuk mempelajari pendekatan dengan ruang
, dengan
sepenuhnya melupakan tentang persamaan yang ssedang diselesaikan.
Karena buktinya sangat sederhana dan prinsip dasar dibalik semua metode Galerkin yaitu eliptisitas dan pembatasan pada bentuk bilinear(pertidaksamaan) dan ortogonalitas Galerkin, kita punya
sehingga :
Bagi dengan
dan
ambil semua kemungkinan hasil akhir infimum lemma
.
Galat

Ini artinya, bahwa sesuai dengan konstanta

Bukti
Karena buktinya sangat sederhana dan prinsip dasar dibalik semua metode Galerkin yaitu eliptisitas dan pembatasan pada bentuk bilinear(pertidaksamaan) dan ortogonalitas Galerkin, kita punya
Bagi dengan
Bagus sekali kakak ini
BalasHapusSlawi Ayu
Analisa Trading Forex
VPS Centos
Tegal Website
Cara Membuat
Bang Roy Han
Wah cukup lengkap pembahasannya kakak, sangat bermanfaat sekali
BalasHapus1. Cara Membuat Facebook Chat di Website dan Blog
2. Cara Membuka HP Lupa Pola
3. Analisa Forex XauUsd Chart Hari Ini
4. Cara Scrape Website Menggunakan Php
5. Anak Hilang Ini, Ditemukan Di Desa Ketanggungan
BalasHapusjudi online yg bertingkat International, valid dan terpercaya hanya diagen judi pulsa online
http://162.213.251.28/hukum-taruhan-sabung-ayam-online-di-indonesia/
BalasHapus