Rabu, 22 Oktober 2014

Pengaruh Budaya Asing Terhadap Keutuhan dan Persatuan Bangsa

“Kami Putra dan Putri Indonesia Mengaku Bertumpah Darah yang Satu, Tanah Air Indonesia ; Kami Putra dan Putri Indonesia Mengaku Berbangsa Satu, Bangsa Indonesia; Kami Putra dan Putri Indonesia Menjunjung Bahasa Persatuan, Bahasa Indonesia”. Jakarta 28 Oktober 1982
Begitulah bunyi dari Sumpah Pemuda yang mungkin tidak semua orang di Negara kita mengetahuinya lagi. Mungkin karena mereka sudah lupa atau tidak lagi memperdulikannya. Ironis memang, Sumpah Pemuda yang hanya berisi tiga butir sumpah yang dikukuhkan dengan semangat yang menggelora oleh para pejuang muda kita dikala itu kini lamban laun mulai pudar dikalangan muda zaman sekarang. Padahal, Sumpah Pemuda merupakan ikrar oleh semua pemuda Indonesia dari berbagai etnis, bahasa dan agama yang secara gemilang meletakkan satu prinsip dasar kesatuan dan persatuan bangsa yang kemudian dikenal sebagai bangsa Indonesia. Dimana mereka mengumandangkan keutuhan dan persatuan bangsa dengan hampir meniadakan perbedaan-perbedaan seperti latar suku, bahasa, dan budaya. Mereka menyatu di dalam perbedaan atau Bhineka Tunggal Ika.
Kehidupan kita yang sekarang berbeda dengan kehidupan para pemuda kita di era penjajahan saat itu. Dimana tantangan yang mereka hadapi pada era tersebut adalah untuk memperoleh kemerdekaan. Hal ini berbeda dengan tantangan yang kita hadapi di era globalisasi seperti sekarang ini yakni mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif.
Tentunya di era perkembangan globalisasi yang ditandai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, komunikasi dan informasi ini telah mendorong perkembangan dalam aspek kehidupan manusial. Menurut Michael Haralambos dan Martin Holborn, globalisasi adalah suatu proses dimana batas-batas Negara luluh dan tidak penting lagi dalam kehidupan sosial. Apalagi Negara kita yang terdiri dari begitu banyak budaya, bahasa, dan  agama yang mungkin rentan dengan adanya pengaruh budaya dari luar. Contoh saja yang sekarang sedang ramai digandrungi dikalangan muda yaitu Korean Pop Music atau yang lebih dikenal dengan Kpop. Banyak kaula muda terutama remaja putri yang sekarang lagi terjangkit dengan demam Korea. Mulai dari music korea, drama korea bahkan style/fashion Korea pun mulai digemari dan diikuti. Dengan adanya media televisi dan akses cepat melalui internet, ini dapat dengan mudah menjangkit  dan mempengaruhi para kaula muda. Sehingga banyak para generasi muda yang sudah mulai melupakan akar budaya dan adat istiadat yang berlaku di masyarakat saat ini.
Itu baru sebagian kecil contoh yang dapat menjadi salah satu ancaman runtuhnya rasa persatuan dan kesatuan bangsa dan masih banyak lagi. Untuk itu diharapkan dengan adanya pengetahuan budaya Indonesia, kita dapat menyaring budaya-budaya asing yang masuk ke dalam Negara Indonesia, sehingga tidak timbul perpecahan antar daerah karena budaya yang ada .Oleh sebab itu, kita harus selalu tanggap dan waspada terhadap segala ancaman serta gangguan yang akan memabahayakan keutuhan bangsa kita. Ini menjadi bahan renungan bagi kita sebagai generasi muda Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebhinekaan serta mampu memahami makna dan arti dari Sumpah Pemuda.
Sudah selayaknya bila kita bersatu dan memperkuat ikatan satu sama lain agar Indonesia tetap kokoh dan bertahan di tengah krisis global yang mengancam. Sumpah Pemuda membawa berita baik bahwa sampai saat ini kita masih disatukan oleh tanah air, bangsa dan bahasa Indonesia. Baju kita boleh beda, suku kita boleh beda, agama kita juga boleh beda namun, jangan jadikan perbedaan itu sebagai alat perpecahan dan permusuhan diantara kita. Keutuhan serta persatuan bangsa merupakan langkah dasar kemajuan suatu bangsa.
"Tulisan ini dibuat untuk mengikuti Unidar Blog Competition 2014 dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-86 tahun 2014. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan merupakan jiplakan.“



Sumber :
Sri Wahyuni, Niniek. Dkk. 2007. Manusia dan Masyarakat. Jakarta: Ganeca Exact.
Jamli, Edison dkk.Kewarganegaraan.2005.Jakarta: Bumi Akasara
Reaksi:

11 komentar:

  1. makasih banyak ilmunya gan salam kenal dari permainan bola voli

    BalasHapus
  2. Keren nih infonya.
    Update lagi dong mbak safitri.

    BalasHapus
  3. Affiliate marketing can be a very lucrative way to earn money online. You will have to have a website that has lots of viewers. Look for any subject matter that you have a personal interest in writing about regularly. Find a website that offers affiliate payouts and ask to join. Sabung ayam online When your visitors buy something, you get a cut of each sale.

    BalasHapus
  4. Hanya sabung ayam-pukul mati Sabung ayam sekali loncat langsung Tewas untuk lebih lanjut nya silakan hubungi kami di BBM: BOLAVITA / WA: +6281377055002

    BalasHapus
  5. https://teknobos.com/cara-membuka-situs-yang-diblokir-chrome

    BalasHapus